Wednesday, 24 August 2016 - Buka jam 08.00 s/d jam 21.00 , Sabtu- Minggu libur
Home » Kecantikan » Kesehatan » Pelangsing » MANFAAT DAUN JATI BELANDA UNTUK MELANGSINGKAN TUBUH
Keranjang Belanja Anda
Jumlah Barang : pcs
Jumlah Nama Barang Total
0 Rp 0,00
keranjang anda kosong

* Klik tombol di bawah ini untuk menyelesaikan pemesanan.

Daun jati belanda merupakan tanaman obat yang berfungsi menguruskan badan. Ramuan terbaru diresepkan dari daun jati belanda (Guazoma umifolia), Kemuning (Murraya paniculata), dan kunci pepet (Kaempferia agustiafolia).

Sifat kimia dan efek farmakologis tanaman ini sebagai berikut :

Kandungan kimia: kulit: asam, damar, zat samak , Tanaman/daun : zat pahit, glikose dan lemak. Efek farmakologis : anti diare, astringen, dan menguruskan badan dengan cara melarutkan lemak.

Di Indonesia terdapat ribuan  jenis tumbuhan yang diduga berkhasiat obat, sudah sejak lama secara turun-temurun dimanfaatkan oleh masyarakat kita. Biasanya, selain untuk pengobatan juga dimanfaatkan sebagai pencegahan dan pemulihan stamina serta kosmetika.

Walaupun bernama ‘jati belanda’, bukan berarti tanaman ini mirip pohon jati biasa dan ukurannya lebih besar. Daun jati belanda tidak lebar, hanya selebar daun rambutan. Tetapi permukaan daunnya tidak halus, seperti halnya daun jati. Sedangkan pohonnya bisa tinggi besar. Pohon ini telah lama tumbuh di Indonesia, baik di Sumatra (disebut “jati blando”) maupun di Jawa (jati landa atau jatos landi).

Adalah Guazuma ulmifolia Lamk atau yang dikenal di Indonesia dengan nama jati belanda, merupakan tanaman yang tumbuh baik di iklim tropis seperti negara kita ini. Tanaman dari kelas Dicotyledonae ini termasuk dalam famili Sterculiaceae, dan diduga berasal dari negara Amerika yang beriklim tropis. Tanaman ini tumbuh di dataran rendah sampai dengan ketinggian 800 mdpl. Jati belanda biasanya ditanam sebagai pohon peneduh, tanaman pekarangan atau tumbuh liar begitu saja.

Jati belanda atau jati londo dalam bahasa Jawa, dan dikenal dengan nama bastard cadar dalam bahasa Inggris, merupakan pohon yang berbatang keras bercabang, berkayu bulat dengan permukaan batang yang kasar, dan berwarna coklat kehijauan. Daunnya berbentuk bulat telur berwarna hijau dengan pinggiran bergerigi, permukaan kasar, ujung rucing, pangkal berlekuk, pertulangan menyirip berseling, dan berukuran panjang 10-16 cm serta lebar 3-6 cm. Bunganya, berwarna kuning, berbau wangi serta memiliki titik merah di bagian tengah, berbentuk mayang dan muncul di ketiak daun. Buah dari tanaman ini berbentuk bulat, keras, memiliki lima ruang, permukaan tidak rata berwarna hijau ketika muda dan berubah menjadi cokelat keh Deskripsi tanaman: Tanaman pohon, tinggi lebih kurang 10 meter. Batang keras, bulat, permukaan kasar, banyak alur, berkayu, bercabang, warna hijau keputih-putihan. Daun tunggal, bulat telur, permukaan kasar, tepi bergerigi, ujung runcing, pangkal berlekuk, pertulangan menyirip, panjang 10-16 cm, lebar 3-6 cm, warna hijau. Bunga tunggal, bulat di ketiak daun, warna hijau muda. Buah kotak, bulat, keras, permukaan berduri, warna hitam.itaman setelah tua.

Tanaman ini biasanya diperbanyak dengan biji, cara memperbanyak dengan cangkok masih sulit dilakukan dengan tingkat keberhasilan 50 persen. Ditambah lagi, cara setek dengan perlakuan khusus sekalipun belum banyak membantu. Daun Jati belanda akan siap dipanen ketika pohon sudah berumur 2-3 tahun dan akan berbuah setelah berumur kurang lebih 5-6 tahun.

Daun, buah, biji, dan kulit kayu bagian dalam merupakan bagian tanaman yang bisa dipergunakan sebagai obat. Secara umum, zat utama yang terkandung dari seluruh bagian tanaman adalah tanin dan musilago. Kandungan lainnya yaitu resin, flavonoid, karotenoid, asam fenolat, zat pahit, karbohidrat, kafein, terpen, juga senyawa – senyawa lain seperti sterol, beta-sitosterol, friedelin-3-alfa-asetat, friedelin -3-beta-ol,alkoloida serta karbohidrat dan minyak lemak.

Daun adalah bagian tanaman yang sering dimanfaatkan menjadi ramuan. Satu di antaranya adalah Daun Jati Belanda (Guazuma ulmifolia Lamk, var. Tomentosa Schum). Khasiat herba inl telah teruji, seperti soal kemampuannya mengatasi masalah berat badan, hingga mengontrol laju kolesterol.

Sejak zaman dulu, masyarakat Indonesia terutama yang tinggal di Pulau Jawa telah mengenal dan memakai air rebusan daun jati belanda berkhasiat sebagai obat pelangsing tubuh yang dalam bahasa jawa biasa disebut galian singset dan menurunkan kadar lemak tubuh. Buah atau daun jati belanda membantu pengobatan diare, batuk, dan nyeri perut. Bijinya dapat digunakan sebagai obat sakit perut, obat mencret dan kembung serta buahnya dapat digunakan sebagai obat batuk. Selain itu, dekok kulit batang dapat digunakan sebagai obat malaria, diare dan sifilis. Kulit batang Jati belanda membantu pengobatan diaforetik, bengkak kaki, Jati belanda juga dapat digunakan untuk mengobati influenza (flu), pilek, disentri, luka dan patah tulang. Ekstrak dari daunnya dapat menekan pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus, Shigella dysenteria, dan Bacillus subtilis secara in vitro.

Daun, buah, biji, dan kulit kayu bagian dalam merupakan bagian tanaman yang bisa dipergunakan sebagai obat. Secara umum, zat utama yang terkandung dari seluruh bagian tanaman adalah tanin dan musilago. Kandungan lainnya yaitu resin, flavonoid, karotenoid, asam fenolat, zat pahit, karbohidrat, kafein, terpen, juga senyawa – senyawa lain seperti sterol, beta-sitosterol, friedelin-3-alfa-asetat, friedelin -3-beta-ol,alkoloida serta karbohidrat dan minyak lemak.

Tanin yang banyak terkandung di bagian daun, mampu mengurangi penyerapan makanan dengan cara mengendapkan mukosa protein yang ada dalam permukaan usus. Sementara itu, musilago yang berbentuk lendir bersifat sebagai pelicin. Dengan adanya musilago, absorbsi usus terhadap makanan dapat dikurangi. Hal ini yang yang menjadi alasan banyaknya daun jati belanda yang dimanfaatkan sebagai obat susut perut dan pelangsing. Dalam perkembangannya, daun jati belanda juga banyak dimanfaatkan untuk mengatasi penyakit kolesterol dan rematik gout.

Tak hanya sampai di situ, dewasa ini daun jati Belanda juga dapat digunakan sebagai obat elephantiasis atau penyakit kaki gajah. Gejala khas yang timbul dari penyakit ini adalah adanya pembengkakan yang sangat besar pada jaringan – jaringan pengikat dan pembuluh getah bening yang. Penyakit ini disebabkan oleh aktivitas sejenis cacing yang menyumbat aliran getah bening.

Arasi merupakan produk yang terbuat salah satu bahannya adalah daun jati belanda sehingga produk arasi dapat menghilangkan lemak dan mencegah lemak kembali lagi, tanpa efek samping

sumber : diambil dari berbagai macam sumber

 

 

Incoming search terms:

Manfaat Teh Daduzi

19 August , 2016 , Kategori : Blog, Kecantikan, Kesehatan
Manfaat Teh Daduzi

manfaat teh daduzi jaco tv shopping teh daduzi merupakan produk herbal pelangsing dari JACO TV SHOPPING yang sudah tidak diragukan lagi kasiatnya,dengan komposisi herbal buah goji, daging kulit kopi, kulit jerut dan sari teh hijau menjadikan teh daduzi obat... baca selengkapnya

SUN MAS STAND HIGH Alat Peninggi Badan

1 August , 2016 , Kategori : Uncategorized
SUN MAS STAND HIGH Alat Peninggi Badan

SUN MAS STAND HIGH Alat Peninggi Badan Sun Mas Stand High adalah alat peninggi badan. Alat ini memiliki cara kerja yang sangat efisien untuk merangsang pertumbuhan tinggi badan seseorang. Sun Mas Stand High berupa sandal yang dirancang sedemikian rupa... baca selengkapnya

mineral peeling satuan

19 July , 2016 , Kategori : Uncategorized
mineral peeling satuan

Kozui mineral peeling satuan Kulit adalah salah satu mahkota keindahan seorang wanita. Kulit juga menjadi salah satu modal daya tarik seorang wanita. Pun demikian, jarang wanita yang benar-benar mengerti apa yang dibutuhkan kulit dan bagaimana merawat kulit. Karenanya tidak... baca selengkapnya

Reflexology Sandals Jaco

10 July , 2016 , Kategori : Kesehatan
Reflexology Sandals Jaco

Reflexology Sandals Jaco Kebutuhan akan kesehatan semakin terasa penting beberapa waktu terakhir ini. saat ini dapat kita jumpai semakin banyaknya jenis penyakit yang menghinggapi manusia. Salah satu penyebab utamanya adalah pola hidup dan pola makan yang tidak sehat. Seperti... baca selengkapnya

Sehatkan Kulit Pasca Melahirkan dengan Mineral Peeling

30 June , 2016 , Kategori : Kecantikan
Sehatkan Kulit Pasca Melahirkan dengan Mineral Peeling

Sehatkan Kulit Pasca Melahirkan dengan Mineral Peeling   Seorang wanita akan merasa lebih sempurna ketika telah melahirkan sang buah hati. Apalagi setelah melihat sehatnya sang bayi, semakin besar pula kebahagiaan yang tercipta. Tapi hidup memang adil. Dimana ada hal... baca selengkapnya

  • Belum ada testimoni
* klik gambar produk

Popular Search Terms

Random Search Terms